Banner Header

Investasi Bertumbuh, DPRD Bulungan Dorong SDM Lokal Siap Isi Peluang Kerja

redaksi

BULUNGAN – Bertambahnya investasi dan jumlah perusahaan di Kalimantan Utara belum serta-merta membuat masyarakat lokal menjadi penerima manfaat utama dari peluang kerja yang tersedia.

Kesiapan sumber daya manusia (SDM) daerah dinilai menjadi salah satu kunci agar tenaga kerja lokal mampu mengambil peran di tengah geliat pertumbuhan ekonomi dan masuknya berbagai investasi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Bulungan, Dwi Sugiarto, saat menanggapi pelaksanaan Bulungan Job Fair 2026 yang diikuti 23 perusahaan dengan menyediakan sebanyak 672 posisi pekerjaan.

Menurut Dwi, jumlah lowongan yang cukup besar tersebut menunjukkan bahwa kesempatan kerja di Kabupaten Bulungan masih terbuka. Namun, peluang itu harus diikuti dengan peningkatan keterampilan dan kompetensi para pencari kerja agar sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan perusahaan.

“Peluang kerja sebenarnya ada dan cukup besar. Tantangannya sekarang bagaimana tenaga kerja lokal bisa memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan sehingga kesempatan itu tidak diisi oleh tenaga kerja dari luar daerah,” katanya.

Baca juga  KPU Bulungan Lantik 47 Anggota PPK, 50 Persen Wajah Baru

Ia menyebut, salah satu kendala yang masih dihadapi adalah adanya kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja di sektor industri dengan kemampuan para pencari kerja. Kondisi tersebut membuat perusahaan belum mudah memperoleh pekerja sesuai kriteria, sementara masyarakat yang membutuhkan pekerjaan masih cukup banyak.

“Sering kali lowongannya tersedia, tetapi kompetensi yang dicari perusahaan belum sepenuhnya dimiliki pencari kerja. Kondisi seperti ini yang harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Dwi menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai bagian dari persiapan daerah menghadapi pertumbuhan investasi di Kalimantan Utara. Ia berharap kehadiran perusahaan maupun berbagai proyek investasi dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Baca juga  Pemprov Fasilitasi Pemulangan Warga Terlantar Asal Sulawesi

“Jangan sampai investasi terus berkembang, tetapi masyarakat lokal tidak ikut menikmati dampaknya. Kita ingin masyarakat Bulungan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi tersebut,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bulungan Job Fair 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana yang efektif untuk mempertemukan perusahaan dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Selain itu, job fair dapat menjadi sumber informasi mengenai jenis pekerjaan dan kompetensi yang tengah dibutuhkan oleh dunia usaha. Informasi tersebut, kata Dwi, penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun program pelatihan serta peningkatan keterampilan yang lebih tepat sasaran.

Baca juga  Anak 5 Tahun Tenggelam di Depan Dermaga PMKT Ditemukan Meninggal Dunia

“Kegiatan seperti ini penting karena tidak hanya membantu masyarakat mencari pekerjaan, tetapi juga memberi gambaran kompetensi apa yang dibutuhkan industri saat ini,” katanya.

DPRD Bulungan, lanjut Dwi, akan terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas tenaga kerja. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pelatihan vokasi, penguatan keterampilan serta membangun hubungan yang lebih erat antara lembaga pendidikan dan dunia usaha.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan dan sektor industri sangat diperlukan agar lulusan maupun pencari kerja memiliki keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Kita harus memastikan tenaga kerja lokal memiliki daya saing. Kalau kualitas SDM terus meningkat, maka masyarakat kita akan lebih siap memanfaatkan peluang kerja yang muncul di daerah sendiri,” tutupnya. (adv)

Baca Juga