Banner Header

Anak 5 Tahun Tenggelam di Depan Dermaga PMKT Ditemukan Meninggal Dunia

redaksi

BULUNGAN – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang anak perempuan berusia 5 tahun yang dilaporkan tenggelam di perairan depan Dermaga PMKT, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (2/9/2026).

Korban diketahui bernama ZA, warga Teluk Selimau. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) sekitar pukul 13.50 WITA, tidak jauh dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Kepala Basarnas Tarakan melalui Kasi Operasi Basarnas Tarakan, Dede Heriana, mengatakan informasi mengenai kejadian tersebut diterima pihaknya dari pelapor pada Rabu dini hari.

“Informasi awal kami terima dari pelapor pada pukul 10.00 WITA. Disebutkan bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia, yakni seorang anak tenggelam di depan Dermaga PMKT, Kabupaten Bulungan,” ujar Dede Heriana.

Baca juga  Polda Kaltara Bersama Polri Tegaskan Komitmen Polri Berantas Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Menurutnya, kejadian tenggelam tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 03.43 WITA. Setelah menerima laporan, Tim SAR kemudian bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

Lokasi kejadian berada di sekitar koordinat 2°51’25.11″N 117°25’14.18″E. Jarak dari lokasi Tim SAR menuju LKP diperkirakan sekitar 3,68 nautical miles dengan heading 68,99 derajat dan waktu tempuh kurang lebih 20 menit.

“Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan operasi pencarian dengan mengerahkan sejumlah unsur dan peralatan SAR air untuk menemukan korban,” jelasnya.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 13.50 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban di sekitar koordinat 2°51’26.3″N 117°25’20.5″E, atau sekitar 200 meter dari titik awal LKP.

“Korban berhasil ditemukan pada pukul 13.50 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi untuk dibawa ke RSUD Kabupaten Bulungan,” kata Dede.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR pada hari pertama dinyatakan selesai. Pada pukul 14.05 WITA, seluruh unsur SAR Gabungan melaksanakan debriefing.

“Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing, dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja samanya selama pelaksanaan operasi,” ungkapnya.

Baca juga  Jembatan Bulu Perindu Mulai Besok Ditutup, Ini Penyebabnya

Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur SAR Gabungan turut terlibat, di antaranya Unit Siaga SAR Bulungan, BPBD Kabupaten Bulungan, TNI AL, Polairud Bulungan, Polsek Bulungan, BPBD Provinsi Kaltara, PMI Bulungan, serta masyarakat.

Tim SAR juga mengerahkan berbagai sarana dan peralatan, yakni satu unit Rescue Car, satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB), satu set peralatan medis, peralatan komunikasi, serta peralatan SAR air. (redaksi)

Baca Juga