Banner Header

Surat Suara Presiden dan Wakil Presiden Mulai Dilipat

redaksi

BULUNGAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulungan mulai melakukan pelipatan surat suara Pemilu 2024. Sebanyak 100 orang petugas dilibatkan dalam pelipatan surat suara yang bertempat di Dome Center, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

“Jadi hari ini KPU Kabupaten Bulungan mulai melakukan sortir dan pelipatan surat suara yang dimulai yang dimulai surat suara Presiden,” ujar Ketua KPU Bulungan Lili Suryani kepada Kaltara News, Senin (8/1/2024).

Ia mengatakan petugas yang dilibatkan berasal dari para pelajar dan masyarakat umum dengan tiga sesi. Sebelum masuk ke tempat pelipatan surat suara, mereka terlebih dulu menjalani pemeriksaan sehingga benar-benar steril.

Baca juga  Distribusi Logistik Pemilu 2024 Ke Bulungan Sudah 95 Persen

“Dengan peserta yang ikut melipat hampir 100 orang, kemudian terdiri dari siswa yang PKL, ada masyarakat juga, kemudian ada yang sudah pernah mengikuti pelipatan surat suara di Pemilu sebelumnya. Kemudian dalam proses mereka masuk itu mereka harus kita cek juga di SIPOL apakah terindikasi partai politik atau tidak,” terangnya.

Ditargetkan pelipatan surat suara untuk calon Presiden dan Wakil Presiden selesai hari ini. Setelah itu dilanjutkan dengan pelipatan surat suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Secara keseluruhan pelipatan surat suara diperkirakan rampung dalam waktu lima hingga tujuh hari kedepan.

Baca juga  KPU Umumkan Jika Presiden Cuti Untuk Kampanye

“Yang kita lipat sampai jam 12 ini sekitar 34 dus yang satu dusnya sekitar 2000 ribu dengan 34 dus kita keluarkan, target kita untuk presiden mala mini selesai, besok kita lanjut DPD,” bebernya

Lebih lanjut Lili mengungkapkan selama proses pelipatan pihaknya menemukan surat suara yang rusak, mulai dari pencetakan yang salah hingga robek saat pelipatan. Pihaknya selanjutnya akan melaporkan ke pihak KPU Provinsi untuk dilakukan penggantian.

Baca juga  Bawaslu Bulungan Himbau Parpol Turunkan APK Secara Mandiri

“Kita dapatkan dari proses pelipatan ada beberapa rusak misalnya dibelakangnya ada tulisannya surat suara yang tanda abu abu tapi partainya sama calonnya ngga ada, ada juga calon yang ada tapi itunya ngga ada kemudian ada yang robek ada juga yang bekas cetaknya tidak sempurna kelewatan garis dan sebagainya,”ungkapnya.

“nanti kita laporkan ke KPU Provinsi, jadi proses ini selesaikan, malam mungkin kita sudah dapat berapa jumlah kekurangan surat suara kita kemudian berapa yang rusak dan sebagainya, nanti kita buat berita acaranya  kita sampaikan ke KPU Provinsi,” tutupnya. (redaksi)

Baca Juga