Banner Header

STIT Al-Anshar Gelar Diseminasi Hasil Pelatihan SPMI Berbasis Risiko

redaksi

Tanjung Selor – STIT Al-Anshar menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berbasis Risiko yang bertempat di Aula Kampus (15/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan diikuti oleh unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta pengelola unit kerja di lingkungan kampus.

Kegiatan ini menghadirkan Risnamajasari sebagai narasumber sekaligus pimpinan STIT Al-Anshar. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa penerapan SPMI berbasis risiko merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem tata kelola perguruan tinggi yang adaptif dan berorientasi pada pencegahan permasalahan.

Baca juga  Pemkab Bulungan Salurkan 645 Kg Cadangan Pangan Untuk Korban Banjir

Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar manajemen risiko, teknik identifikasi dan pemetaan risiko di bidang akademik dan non-akademik, analisis tingkat kemungkinan dan dampak risiko, hingga penyusunan rencana mitigasi. Selain itu, dijelaskan pula integrasi manajemen risiko dalam siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta aktif menyampaikan berbagai potensi risiko yang dihadapi unit masing-masing, seperti keterlambatan layanan akademik, keterbatasan sumber daya, hingga konsistensi pelaksanaan standar mutu. Diskusi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menyusun peta risiko institusi secara terstruktur.

Baca juga  STIT Al-Anshar Gelar Yudisium dan Bimbingan Karir, Siapkan Lulusan Siap Berkarya

Dalam sambutannya, Risnamajasari menegaskan:

“SPMI berbasis risiko mendorong kita untuk tidak hanya bereaksi terhadap masalah, tetapi mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak awal dan menyiapkan langkah mitigasi yang tepat. Dengan demikian, mutu institusi dapat terjaga dan terus meningkat secara berkelanjutan.”

Melalui kegiatan diseminasi ini, STIT Al-Anshar mempertegas komitmennya dalam membangun budaya mutu yang proaktif, sistematis, dan berkelanjutan. Hasil kegiatan akan menjadi dasar dalam penyusunan dokumen peta risiko serta penguatan implementasi SPMI pada setiap unit kerja. */red

Baca juga  Penguatan Perencanaan Institusi melalui Diseminasi Hasil Pelatihan RIP, Renstra, dan Renop

Baca Juga