Banner Header

Seorang Remaja Putri Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

redaksi

BULUNGAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan menerjunkan Tim SAR Gabungan untuk melakukan pencarian terhadap seorang remaja putri yang dilaporkan tenggelam di sungai wilayah Desa Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Rabu (4/2/2026) sore.

Korban diketahui bernama Sirin Afifah (16), warga RT 03 Desa Kelembunan, Kecamatan Sekatak Buji. Korban dilaporkan tenggelam saat mandi di pinggir sungai dan diduga terbawa arus.

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Tarakan pada pukul 18.14 WITA. Berdasarkan laporan awal, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA, ketika korban sedang mandi di sungai bersama beberapa rekannya.

Baca juga  Bupati Bulungan Lantik 1.485 PPPK, Ingatkan Hindari Judol

“Kami menerima laporan adanya seorang anak yang tenggelam di Sungai Sekatak Buji pada Rabu sore. Setelah menerima informasi, Tim SAR Gabungan langsung kami siapkan dan diberangkatkan menuju lokasi kejadian,” ujar Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril melalui Kepala Seksi Operasi Basarnas Tarakan, Dede Hariana.

Lokasi kejadian berada di Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan, dengan jarak tempuh sekitar 64,23 kilometer dari Unit Siaga SAR Bulungan dan estimasi perjalanan kurang lebih 2 jam 30 menit.

Sebagai bagian dari Rencana Operasi SAR Hari Pertama (H1), pada pukul 18.30 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing sebelum bergerak menuju lokasi kejadian. Tim diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 20.50 WITA untuk segera melakukan upaya pencarian dan pertolongan.

“Setibanya di lokasi, tim akan langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat setempat, kemudian melaksanakan pencarian sesuai prosedur SAR,” tambahnya.

Baca juga  Gerak Cepat Bapenda Bulungan Tingkatkan PAD

Dalam operasi ini, sejumlah unsur dilibatkan, di antaranya Unit Siaga SAR Bulungan, Polsek Sekatak, BPBD Bulungan, Polairud Bulungan, serta masyarakat setempat. Adapun peralatan yang digunakan meliputi 1 unit truk personel, 1 unit rubber boat, perlengkapan medis, serta alat komunikasi.

Pihak Basarnas menyebutkan bahwa tidak terdapat faktor penghambat dalam pelaksanaan operasi awal, dengan kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan.

Hingga berita ini diturunkan, korban Sirin Afifah masih dinyatakan dalam pencarian, dan Tim SAR Gabungan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan korban. (redaksi)

Baca Juga