BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten Bulungan segera menangani pendangkalan akibat sedimentasi di dermaga kedatangan Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor. Penyedotan material sedimentasi dijadwalkan dilakukan pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Sekretaris Daerah Bulungan, H. Risdianto, mengatakan peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Bupati Bulungan untuk memastikan kondisi dermaga sekaligus menentukan langkah penanganan.
“Sesuai arahan Bapak Bupati, hari ini saya meninjau langsung kondisi pendangkalan akibat sedimentasi di dermaga kedatangan Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor,” ujar Risdianto, Selasa (25/8).
Peninjauan turut dilakukan bersama Kapolresta Bulungan, Kepala Dinas Perhubungan Bulungan, serta Kepala Pos Pelabuhan Kayan II UPP Tanjung Selor. Dari hasil pengecekan, disepakati penanganan awal dilakukan dengan penyedotan sedimentasi.
“Dalam hasil peninjauan itu disepakati untuk dilakukan penyedotan yang dijadwalkan Kamis (27/8),” bebernya.
Selama proses penanganan, aktivitas bongkar muat penumpang di dermaga kedatangan untuk sementara dialihkan ke dermaga keberangkatan. Langkah ini dilakukan agar pelayanan transportasi sungai tetap berjalan.
“Untuk sementara, aktivitas bongkar muat penumpang menggunakan dermaga keberangkatan,” jelas Risdianto.
Risdianto menuturkan, persoalan sedimentasi di alur pelayaran Sungai Kayan membutuhkan penanganan jangka panjang. Pendangkalan yang terjadi secara berulang dinilai dapat mengganggu kelancaran transportasi sungai apabila tidak ditangani secara berkelanjutan.
“Untuk jangka panjang, alur pelayaran di Sungai Kayan ini memang menjadi persoalan akibat sedimentasi,” tuturnya.
Pemkab Bulungan pun berencana mengusulkan penanganan sedimentasi secara lebih menyeluruh melalui APBD Perubahan.
“Untuk penanganan ke depannya, akan kita usulkan melalui APBD Perubahan,” tambahnya. (DKIP-Bulungan)




