BULUNGAN – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang anak yang dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Desa Jelarai, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Korban bernama DA, berusia 9 tahun, warga Desa Jelarai. Korban ditemukan pada hari kedua operasi pencarian, Rabu (12/8/2026), dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan, Syahril, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 12.15 WITA di perairan Jelarai.
“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada hari kedua pencarian dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi untuk dibawa ke RSUD Tanjung Selor,” ujar Syahril.
Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas Tarakan melalui Unit Siaga SAR Bulungan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.
Informasi mengenai kejadian diterima pada pukul 18.40 WITA dari BPBD Provinsi Kalimantan Utara. Korban dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Desa Jelarai dan belum ditemukan.
“Setelah menerima informasi kejadian, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian terhadap korban di sekitar lokasi kejadian,” kata Syahril.
Pencarian dilakukan dengan menyisir kawasan perairan di sekitar lokasi kejadian. Pada hari kedua, korban akhirnya ditemukan pada koordinat 2°49’18.3″N 117°24’43.0″E, atau sekitar 1,12 nautical mile dari titik lokasi kejadian.
Korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Syahril menyampaikan, setelah korban ditemukan dan proses evakuasi dilakukan, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing sekitar pukul 12.45 WITA.
“Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” jelasnya. (red)




