Banner Header

Kapolda Kaltara Hadiri Silaturahmi dan Deklarasi Pemilu 2024

redaksi

Kapolda Kaltara (kedua dari kanan) menghadiri kegiatan silatuhrahmi dan deklarasi Pemilu 2024. Rabu (31/1/2024).
Kapolda Kaltara (kedua dari kanan) menghadiri kegiatan silatuhrahmi dan deklarasi Pemilu 2024. Rabu (31/1/2024).

BULUNGAN – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. menghadiri kegiatan silatuhrahmi dan Deklarasi Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kaltara di Universitas Kaltara (UNIKAL), Rabu (31/01/2024)

Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Sinergitas, FKUB Kaltara Bersama Tokoh Lintas Agama, Tokoh Masyarakat, Pemuda, Mahasiswa dan Pelajar, Kita Sukseskan Pemilu 2024 yang Aman, Damai, Berintegritas dan Bermartabat”.

Kegiatan ini sebagai bentuk deklarasi oleh segenap pihak. Baik tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, wanita, mahasiswa dan pelajar untuk melaksanakan demokrasi dan pemilu yang aman dan damai. Turut hadir sebagai narasumber yakni, Kapolda Kaltara, Ketua FKUB Sulawesi Tengah (Sulteng), Perwakilan Kemenag Kaltara, Perwakilan Bawaslu dan Ketua FKUB Kaltara.

Ketua Panitia, Dr. Wiyono Adie menyampaikan sebanyak 205 peserta mengikuti kegiatan ini. Diharapkan dapat menyimak dengan baik materi yang dipaparkan oleh narasumber dalam menyukseskan pemilu 2024.  Sebagai bentuk komitmen bersama dalam mensukseskan pemilu 2024 maka akan dilakukan penandatangan deklarasi dalam rangka pemilu aman, damai dan tertib

Baca juga  ASN Kaltara Diminta Tidak Cuti Lebih Awal

Ketua FKUB Kalimantan Utara H. A Djalil Fatah S.H. MM mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat tali silahturahmi. Untuk mencegah terjadinya perpecahan dalam pemilu serentak tahun ini.

“Saya mengajak agar segenap peserta yang hadir untuk dapat mewujudkan pemilu yang damai, salah satunya dengan menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya. Untuk itu peran FKUB Kaltara yakni mendukung penyelenggaran pemilu yang aman, damai berintegritas dan bermartabat,” katanya.

Gubernur Kalimantan Utara Drs. H. Zainal Paliwang, S.H., M.Hum dalam pembukaannya memaparkan bahwa perpecahan dapat terjadi  terutama di masa pemilu ini karena adanya berita hoax, sara, ujaran kebencian dan black campaign.

“Untuk itu para hadirin yang hadir, saya harap untuk saling menjaga kerukunan kita dan sikap toleransi kita demi mewujudkan penyelenggaraan pemilu 2024 yang aman dan damai. Mari kita sukseskan pemilu 2024 ini yang akan berlangsung nanti pada tanggal 14 Februari 2024 semoga berjalan lancar, tertib, aman dan kondusif” harapnya.

Dalam kesempata ini, Kapolda Kaltara menyampaikan materi melalui sinergitas TNI-Polri telah melakukan berbagai kesiapan dalam mengamankan dan menyukseskan pemilu 2024. Hal ini tertuang dalam undang undang nomor 02 tahun 2002 tentang Polri yang bertugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Baca juga  Ratusan Relawan Kawal Datu Iman Kembalikan Formulir Ke PDIP

“Untuk kalangan anak-anak muda untuk bijak dalam menggunakan smartphone. Hal ini dikarenakan anak-anak muda lebih aktif dalam menggunakan smartphone terutama sosial media. Sedangkan, di dalam sosial media banyak berita/informasi yang belum terbukti kebenarannya (hoax) serta konten-konten yang mengandung unsur SARA dan ujaran kebencian,” tuturnya.

Selain itu, Kapolda Kaltara juga menyampaikan petunjuk dari Kapolri bahwa seluruh Personel Polri dalam menghadapi pemilu harus bersikap netral. “Entry poinnya yaitu perlunya kerjasama/kolaborasi segala pihak baik dari masyarakat dengan pemerintahan dalam menjaga dan mensukseskan pemilu 2024 ini,” pungkasnya.

Sumber: Humas Polda Kaltara

Baca Juga