Banner Header

Operasi SAR Hari Ke-7 di Perairan Sebatik Resmi Ditutup, Korban Nelayan Masih Belum Ditemukan

redaksi

NUNUKAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan melalui Pos SAR Nunukan resmi menutup operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Bambangan, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Korban diketahui bernama Rahmatsyah (29), warga Desa Bambangan, yang dilaporkan hilang sejak Rabu, 28 Januari 2026. Informasi awal diterima Pos SAR Nunukan pada Kamis, 29 Januari 2026 pukul 16.20 WITA dari Hasan, petugas BPBD Nunukan.

Berdasarkan keterangan yang diterima, korban berangkat menuju lokasi untuk memanen ikan pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 WITA, namun hingga keesokan harinya tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut.

Baca juga  BPBD Kaltara Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Lokasi kejadian berada di perairan Pantai Sebatik dekat Dermaga Bambangan, dengan jarak sekitar 2,4 nautical miles dari Pos SAR Nunukan dan waktu tempuh kurang lebih 30 menit menggunakan jalur laut.

“Memasuki hari ketujuh pencarian, pada Rabu, 4 Februari 2026, Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan metode pencarian visual. Namun hingga pukul 15.35 WITA, hasil pencarian masih nihil dan korban belum ditemukan,” Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril melalui Kepala Seksi Operasi Basarnas Tarakan, Dede Hariana.

Baca juga  Kunker Perdana ke Perbatasan, Wagub Kaltara Tinjau Krayan

Atas permintaan pihak keluarga, operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup. Pada pukul 15.50 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan secara resmi menyatakan operasi SAR selesai. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas partisipasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi.

Baca juga  Polda Kaltara Bersama Polri Tegaskan Komitmen Polri Berantas Narkoba Tanpa Pandang Bulu

“Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini antara lain Pos SAR Nunukan, BPBD Nunukan, Pos AL Sebatik, Polsek Sebatik, serta masyarakat setempat,” sebutnya.

Sementara sarana dan prasarana yang digunakan meliputi 1 unit truk personel, 1 unit Rigid Buoyant Boat (RBB), perlengkapan medis, alat komunikasi, serta AquaEye. Selama pelaksanaan operasi, tidak terdapat kendala berarti, dengan kondisi cuaca dilaporkan cerah.

Hingga operasi SAR ditutup, korban Rahmatsyah masih dinyatakan dalam pencarian, dan pihak Basarnas mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada serta mengutamakan keselamatan saat melaut. (redaksi)

Baca Juga