Banner Header

Ruko Milik Warga di Desa Terindak Sekatak Ludes Terbakar, Diduga Ada Ledakan Gas Elpiji

redaksi

BULUNGAN – Satu unit rumah toko (ruko) milik warga bernama Adi di Jalan Poros Kalimantan, Desa Terindak, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, ludes terbakar pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 12.00 WITA. Kebakaran diduga bermula dari bagian belakang bangunan sebelum api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian ruko.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui Kasi Humas PIDM Polresta Bulungan Aipda Hadi Purnomo menyampaikan, berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui saat muncul asap hitam dari bagian belakang rumah milik Adi.

“Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 12.00 WITA terlihat asap hitam muncul dari bagian belakang rumah. Tidak lama kemudian, terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji,” ujar Hadi Purnomo.

Baca juga  Pembangunan Jembatan Baratan Ditarget Rampung Tahun Ini

Ia menjelaskan, setelah suara ledakan terdengar, api dengan cepat membesar dan membakar bangunan mulai dari bagian belakang hingga ke bagian depan.

Dalam waktu sekitar 15 menit sejak asap hitam pertama kali terlihat, seluruh bagian bangunan dilaporkan telah ludes terbakar. Peristiwa tersebut diketahui oleh Jumardin Baco, yang merupakan tetangga pemilik ruko.

“Api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan. Sekitar 15 menit setelah asap hitam muncul, bangunan sudah ludes terbakar,” jelasnya.

Baca juga  Saksikan Karnaval Kreasi Daerah, Ketua DPRD Bulungan Apresiasi Kreativitas Masyarakat

Hadi menambahkan, hingga saat ini total kerugian material akibat kebakaran tersebut belum dapat dipastikan. Pasalnya, pemilik ruko, Adi, sedang tidak berada di rumah saat kejadian.

Sementara itu, istri pemilik ruko, Patlia, yang diketahui berada di rumah saat kebakaran terjadi, sedang menjalani perawatan di Puskesmas Sekatak.

Baca juga  Remaja Yang Hilang Tersambar Petir di Perairan Mamolo Ditemukan Meninggal Dunia

“Untuk kerugian material masih belum dapat diketahui karena pemilik ruko tidak berada di tempat. Istri pemilik yang saat kejadian berada di rumah sedang menjalani perawatan di Puskesmas Sekatak,” ungkapnya.

Pasca kejadian, personel kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, melakukan tindakan pertama di TKP, serta memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran, termasuk dugaan ledakan tabung gas elpiji, masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. (redaksi)

Baca Juga