Banner Header

Ratusan Relawan Kawal Datu Iman Kembalikan Formulir Ke PDIP

redaksi

BULUNGAN – Datu Iman Suramenggala bersama Chieto Karno Ashe mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon bupati dan calon Wakil Bupati Bulungan ke PDI Perjuangan. Keduanya di antar oleh ratusan relawan yang merupakan mitra kerja dari  Cheito Karno Ashe.

“Sangat berterimakasih kepada relawan yang begitu antusias hanya dengan WA grup. Dan ini di batasin, kalau tidak di batasin nanti di kira demo artinya kami ingin ini kebersamaan dari awal,” ujar Datu Iman Suramenggala kepada Kaltara News

Baca juga  Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Di Kaltara Jalani Fit And Proper Test

Ia berharap dengan adanya relawan yang secara sukarela hadir dapat menjadi penilaian PDIP untuk mendukungnya. Selain itu, Ashe juga akan menjadi bagian dari Partai Besutan Megawati Soekarno Putri ini jika resmi mendukungnya.

“Kami berharap ini salah satu penilaian dari Pak Ketua, apalagi sudah jelas komitmen dari Pak Ashe sebagai calon Wakil Bupati Bulungan siap menjadi kader bila di usung oleh partai PDI. Artinya beliau komitmen dari awal sampai akhir, jadi seperti yang saya sampaikan tadi semua punya cita-cita. Masalah kita hari ini adalah komitmen untuk mewujudkan cita-cita,” terangnya.

Baca juga  Kontraktor Pengerjaan Gedung DPRD Kaltara Didenda Mencapai Rp 2 Miliar

“Dan beliau saya pilih jadi calon Wakil Bupati karena dari awal sampai akhir berkomitmen, tidak pernah bohong, tidak pernah lari komitmennya. Sehingga kalau kita bercita-cita kita butuh orang yang betul-betul punya komitmen untuk mewujudkannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut mantan Kepala Dinas PUPR-Perkim Kaltara mengungkapkan ini merupakan pengembalian pertama dari tiga parpol yang telah di daftar. Dirinya juga tidak muluk-muluk untuk membangun koalisi besar.

Baca juga  Ekspor Kaltara Turun 51,47 Persen Pada Maret 2024

“Partai pertama yang kami kembalikan formulirnya. Ini menunjukkan bahwa kami sangat berharap PDI bersama kami, berjuang bersama kami, kami bagian dari PDI. PKS, DEMOKRAT, dan PDI, kita tidak bikin kapal induk, apabila mencukupi syarat minimal 5 kursi bisa dua partai kita jalan,” uangkapnya. (redaksi)

Baca Juga