Banner Header

Kawal Program Makanan Bergizi Gratis, Bupati Minta Komite Sekolah Perketat Pengawasan

redaksi

BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan bebas stunting. Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si, menginstruksikan seluruh kepala desa, lurah, dan kader Posyandu di Kecamatan Tanjung Selor untuk melakukan pemantauan ibu hamil secara langsung dari rumah ke rumah (door-to-door). Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan intervensi gizi sejak 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) berjalan maksimal.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka Giat Pengumuman Pemenang Lomba Posyandu dan Lomba Tari Pesisir dan Pedalaman Tingkat Kecamatan Tanjung Selor yang berlangsung pada Jumat pagi (14/8). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak ke-47 sekaligus sebagai wadah pembinaan karakter dan kreativitas generasi muda di Kabupaten Bulungan.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pembinaan Posyandu tidak boleh lagi dilakukan dengan cara-cara normatif atau sekadar mengikuti rutinitas belaka. Kader Posyandu bersama PKK dan Puskesmas dituntut melahirkan inovasi pelayanan yang mampu membangun kesadaran orang tua dalam memberikan pola asuh dan gizi terbaik bagi balita.

Baca juga  Melalui Feminist Leader Camp, Perempuan Muda Kaltara Bangun Kepemimpinan Akar Rumput untuk Keadilan Iklim

“Kita tidak bisa lagi bekerja di dalam ruangan saja. Saya minta camat, kepala desa, dan lurah memastikan kader Posyandu turun langsung ke lapangan, datang dari rumah ke rumah. Kita harus memiliki data kalender kehamilan yang presisi, siapa saja warga yang hamil dan kapan perkiraan melahirkannya, sehingga pendampingan dapat dilakukan secara kontinu,” tegas Bupati.

Melalui gerakan kolektif ini, Pemkab Bulungan menargetkan zero stunting serta menekan angka kematian ibu dan anak (AKI/AKB) hingga ke titik terendah. Upaya ini juga sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat terkait pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang kini tengah berjalan.

Terkait program MBG, Bupati menyampaikan amanat dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperketat pengawasan distribusinya di sekolah-sekolah. Ia meminta komite sekolah, kepala desa, dan lurah aktif memonitor kelayakan makanan guna menghindari potensi kasus keracunan makanan.

Baca juga  Tabrak Tiang Listrik, Pengemudi Mobil Grand Max Tewas Ditempat

“Saat ini sudah ada 14 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Bulungan yang melayani lebih dari 27.000 anak di beberapa kecamatan seperti Tanjung Selor, Tanjung Palas, dan Tanjung Palas Utara. Pengawasan harus diperketat. Jangan sampai ada kelalaian dalam penyediaan makanan yang berdampak fatal pada kesehatan anak-anak kita,” tambahnya.

Selain fokus pada kesehatan fisik, Bupati juga menyoroti ancaman non-fisik yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti kecanduan gadget, bahaya narkoba, pernikahan dini, hingga perilaku sosial menyimpang (LGBT). Menurutnya, maraknya penggunaan media sosial tanpa pengawasan dapat mengikis nilai-nilai moral dan rasa hormat anak terhadap orang tua serta guru.

Baca juga  300 Hektar Lahan Desa Kelubir Potensial Pengembangan Jagung

Untuk membentengi anak-anak dari dampak negatif tersebut, Bupati mendorong agar kegiatan positif seperti lomba seni budaya dan olahraga lebih sering dilaksanakan di tingkat desa dan kelurahan.

“Ancaman gadget dan narkoba itu nyata di sekitar kita. Dengan menyibukkan anak-anak pada kegiatan positif seperti lomba tari tradisional ini, kita dapat mengalihkan fokus mereka dari layar handphone sekaligus menggali potensi bakat yang mereka miliki,” jelas Bupati.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para kepala desa yang kini memiliki masa jabatan sembilan tahun, untuk memanfaatkan momentum ini dengan fokus membangun kualitas manusia di wilayah masing-masing.

“Pembangunan berkelanjutan di Bulungan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, melainkan dari bagaimana kita menyiapkan masa depan anak-anak kita agar tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter,” pungkas Bupati. (DKIP-Bulungan)

Baca Juga