Banner Header

Bulungan Luncurkan Produk Air Kemasan Bernama “Kayanku”

redaksi

BULUNGAN – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si didampingi Wakil Bupati, Kilat, A.Md beserta jajaran Pemkab, DPRD dan Forkopimda meluncurkan produk Air Minum dalam Kemasan (AMDK) bernama “Kayanku”, bertempat di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sabanar Lama, Tanjung Selor pada Senin (6/7). Bupati berharap, produk lokal ini dapat diterima masyarakat.

Bupati dalam sambutannya menjelaskan, produk yang dihasilkan Perumda Danum Benuanta menjadi salah satu wujud komitmen pemerintah daerah menggerakkan roda ekonomi melalui hilirisasi potensi lokal. Mulai Juli 2026, Bupati juga meminta segenap OPD menggunakan AMDK Kayanku dalam setiap kegiatan kedinasan.

“Mulai terhitung di bulan Juli 2026 ini, masing-masing OPD untuk minumannya dalam rapat-rapat atau kegiatan agar mengutamakan AMDK Kayanku sebagai dukungan terhadap produk lokal,” ujar Bupati.

Baca juga  Pemkab Bulungan Raih Penghargaan Indeks Harmoni Indonesia 2025 dari Kemendagri

Diterangkan, langkah ini diambil berkaca dari tingginya konsumsi air minum kemasan di Bulungan yang selama ini didatangkan dari Pulau Jawa hingga mencapai ratusan dus per hari. Dengan melimpahnya sumber air di Sungai Kayan, pemerintah daerah melakukan inovasi agar perputaran ekonomi dari sektor ini tetap berada di Bulungan dan memberikan manfaat langsung bagi warganya.

Diketahui, produksi AMDK Kayanku dikelola oleh Perumda Danum Benuanta yang berfokus pada proses produksi. Sementara untuk jalur distribusi dan pemasaran, pemerintah menunjuk Perusda Persada Bulungan Mandiri sebagai distributor tunggal. Sinergi antar-BUMD ini diharapkan menciptakan manajemen bisnis yang akuntabel, transparan, dan mampu membuka lapangan pekerjaan baru.

Baca juga  Kapolda Kaltara Lakukan Pengecekan Kelengkapan Diri dan Peralatan Personel Yang Terlibat BKO

“Dengan jumlah penduduk Bulungan yang mencapai lebih dari 160.000 jiwa, potensi pasar AMDK Kayanku sangat besar. Bupati juga mengundang para pelaku usaha, pemilik toko, swalayan, serta jaringan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamidi untuk ikut serta memasarkan produk lokal ini,” pintanya.

Baca juga  Syarwani Ajak DWP Berkolaborasi Bangun Bulungan Menuju Indonesia Emas 2045

Dilanjutkan, pemerintah daerah memastikan harga AMDK Kayanku tetap terjangkau dan berada di bawah harga merek-merek terkenal yang beredar di pasaran. Kualitas, higienitas, dan keamanan produk juga dijamin telah melewati proses ketat, mulai dari pemenuhan standar SNI, BPOM, hingga sertifikasi halal.

Selain berfokus pada ekonomi, Bupati mengingatkan pihak pengelola untuk memperhatikan penanganan sampah plastik yang dihasilkan agar tidak menjadi beban lingkungan bagi masyarakat. Bupati meminta adanya kontribusi nyata dalam pengelolaan limbah plastik demi menjaga kebersihan wilayah Bulungan. (DKIP-Bulungan)

Baca Juga