Banner Header

Redam Gejolak, Ketua Pemuda LDII Tarakan Imbau Warga dan Aparat Tahan Diri dan Tidak Terprovokasi

redaksi

Henri Bin Hatta : Ketua Pemuda LDII Tarakan sekaligus Staf DPD RI
Henri Bin Hatta : Ketua Pemuda LDII Tarakan sekaligus Staf DPD RI

JAKARTA – Ketua Pemuda LDII Tarakan Henri Bin Hatta sekaligus staf ahli DPD RI mengajak warga untuk menahan diri dan tidak terprovokasi di tengah meluasnya aksi unjuk rasa di sejumlah daerah di Indonesia. Ia menekankan bahwa meskipun menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional, namun aksi tersebut harus berlangsung damai dan tidak berakhir anarkis.

“Saya memahami aspirasi yang disampaikan warga. Namun, jangan sampai aksi yang seharusnya damai malah berubah menjadi kerusuhan,” ujar Henri Bin Hatta mengingatkan warga agar tidak termakan isu provokasi.

Baca juga  Sinergi Polda Kaltara dan Forkopimda: Tanam Jagung Serentak di Bumi Rahayu Demi Swasembada Pangan 2026

Menurutnya, tindakan anarkis hanya akan memperburuk situasi dan merugikan warga secara luas. Contoh akibat kerusuhan dapat merusak fasilitas umum, menghambat aktivitas ekonomi & investasi, serta mengganggu transportasi dan mata pencaharian warga sehari-hari.

“Paling dirugikan adalah warga. Pedagang UMKM tidak bisa berjualan seperti biasa, transportasi terganggu, investasi terhambat bahkan pekerja sulit pulang. Untuk itu, saya minta semua pihak menahan diri,” tegasnya.

Tak hanya kepada massa, Henri sapaan akrabnya juga mengingatkan aparat keamanan untuk tidak bertindak represif dalam menghadapi unjuk rasa. Ia meminta aparat memperlakukan massa aksi dengan humanis.

Baca juga  Gubernur Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi

Terakhir, Henri Bin Hatta menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, serta masyarakat lain yang terluka dalam insiden demonstrasi ini. (*)

Baca Juga