Banner Header

DBH Pajak Daerah Naik 15 Persen, Bulungan Tertinggi

redaksi

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), DR. (HC), H. Zainal A. Paliwang, M.Hum menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Daerah kepada 5 kabupaten/kota, sekaligus menandatangani Berita Acara Sinergi Kegiatan dan Pendanaan Pemungutan Opsen Pajak Daerah. Penyerahan dilakukan Gubernur bertempat di Aula Serbaguna, Gedung Gabungan Dinas, Rabu (6/3).

“Tahun ini ada kenaikan 15 persen untuk kenaikan bagi hasil di bandingkan dengan tahun lalu. Paling tinggi di Bulungan,” kata Gubernur.

Total pemasukan pajak daerah yang diterima oleh pemprov sebesar Rp. 498 Milliar yang bersumber dari tujuh pungutan pajak yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP), Pajak Rokok, Open Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) .

Baca juga  Bupati Bulungan Tinjau Kesiapan Logistik Pemilu 2024

“Bulungan tertinggi sebanyak Rp. 131 Miliar dengan pembagian 70 persen (Pemkab/Pemkot) 30 persen (Pemprov) dan paling banyak dari kendaraan bermotor yang memang banyak meningkat di Kaltara, kemudian bahan bakar juga menyumbang pajak yang tinggi,” tambahnya.

Gubernur juga menyampaikan kepada awak media apabila Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan beroperasi akan meningkatkan pendapatan dari PAP sekaligus mengapresiasi ketaatan wajib pajak di Kaltara.

Baca juga  Pemprov Kaltara Tidak Terapkan WFH

“Wajib pajak kita cukup baik. Jika PLTA Kayan beroperasi itu akan luar biasa pajak air permukaannya yang nanti akan kita hitung lagi berapa persennya yang belum bisa saya jawab, tapi akan lebih tinggi lagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” imbuhnya.

Gubernur mengungkapkan dalam kurun waktu 5 sampai 6 tahun dua bendungan besar yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Kayan dan Mentarang akan rampung.

Baca juga  ASN Kaltara Diminta Tidak Cuti Lebih Awal

Sementara itu Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., bersyukur atas meningkatnya DBH ke Kabupaten/Kota.

“Kalau melihat proyeksi yang di sampaikan tadi tentu Bulungan yang memang lumayan besar di Kabupaten/Kota di Kaltara ini. Harapannya bisa terealisasi dan itu menjadi sumber pendapatan asli daerah Kabupaten Bulungan sebagai modal melaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan di Kabupaten Bulungan,” ungkapnya.

Berikut rincian penyaluran DBH yang di serahkan oleh Gubernur kepada 5 Kabupaten/Kota, Kabupaten Bulungan Rp. 131.826.930.874, Kota Tarakan Rp. 90.797.216.985, Kabupaten Nunukan Rp. 126.606.002.123, Kabupaten Malinau Rp. 80.575.193.792, Kabupaten Tana Tidung Rp. 61.335.386.298. (dkisp)

Baca Juga