BULUNGAN – Menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bulungan, masyarakat bersama pemerintah daerah melaksanakan salat istisqa atau salat meminta hujan.
Salat istisqa dilaksanakan sebagai salah satu bentuk ikhtiar spiritual umat Islam untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama di halaman Masjid Agung Istiqomah, Tanjung Selor.
Ketua Pengurus Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor, Jamal mengatakan pelaksanaan salat istisqa menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi saat ini.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan, pagi ini sebagai bentuk ikhtiar kita dalam menghadapi, katakanlah ini musibah atau bencana berupa cuaca ekstrem, kekeringan,” ujar Jamaluddin.
Pria yang juga menjabat Aisten I Setda Bulungan ini mengungkapkan upaya menghadapi dampak kekeringan tidak hanya dilakukan melalui langkah teknis, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga melalui pendekatan keagamaan.
“Kita berikhtiar selain tentunya melakukan upaya-upaya seperti kejadian kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan upaya-upaya pemadaman, kita juga sebagai umat beragama melakukan salat istisqa,” katanya.
Ia menyebut pelaksanaan salat istisqa tidak hanya diharapkan berlangsung di Tanjung Selor. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat di kecamatan, desa, dan kelurahan lainnya di Kabupaten Bulungan untuk melaksanakan salat istisqa dan doa bersama.
“Kita mengharapkan bahwa penyelenggaraan salat istisqa ini bisa dilaksanakan bersama-sama di seluruh kabupaten, kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan,” jelasnya.
Ia menyebut berdasarkan informasi yang diterima, Kecamatan Bunyu telah lebih dahulu melaksanakan salat istisqa.
“Berdasarkan laporan-laporan yang ada, kemarin kami dapat informasi Bunyu sudah melaksanakan itu dan insyaAllah harapan kami tentunya semua kecamatan, desa, dan kelurahan yang ada di Kabupaten Bulungan ini bisa juga bersama-sama melakukan salat istisqa dan doa bersama,” tutupnya.
Ia berharap doa dan salat yang dilakukan bersama tersebut menjadi ikhtiar untuk memohon turunnya hujan sebagai pertolongan dari Allah SWT.
“Sebagai keyakinan kita sebagai muslim bahwa menghadapi bencana musim kemarau dan kekeringan ini kita melakukan namanya salat istisqa, salat meminta hujan. Dengan harapan mudah-mudahan dengan salat dan doa yang kita lakukan bersama ini, insyaAllah akan turun hujan pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” harapnya. (redaksi)




