BULUNGAN – Pasca kebakaran yang terjadi di Kantor Bupati Bulungan pada Rabu (20/5/2026) sekira pukul 21.00 Wita, Pemerintah Kabupaten Bulungan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan, Risdianto mengatakan seluruh pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa dengan memanfaatkan fasilitas di masing-masing perangkat daerah.
“Terkait pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa. Tentu saat ini kita menggunakan fasilitas kita yang ada di masing-masing perangkat daerah. Dan hari ini khusus di wilayah Kantor Bupati kita lakukan WFH sampai dengan selesainya olah TKP,” ujarnya kepada Kaltara News, Kamis (21/5/2026).
“Sementara khusus aktivitas di lingkungan Kantor Bupati Bulungan, untuk sementara diberlakukan work from home atau WFH hingga proses olah TKP selesai dilakukan aparat kepolisian,” sambungnya.
Menurut Risdianto, bagian yang terdampak kebakaran berada di ruang utama kantor, termasuk ruang Bupati dan ruang Wakil Bupati Bulungan. Saat ini pemerintah daerah masih melakukan identifikasi terhadap sejumlah dokumen dan arsip yang kemungkinan terdampak kebakaran.
“Yang terdampak ruang bupati, wakil bupati. Yang terdampak seperti arsip-arsip kita masih identifikasi dokumen aja yang terkena dampak,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan pertama kali mengetahui kejadian tersebut dari laporan petugas Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP. Berdasarkan informasi sementara, saat kebakaran terjadi tidak terdapat aktivitas di dalam kantor.
Sedangkan untuk penyebab kebakaran, pemerintah daerah masih menunggu hasil penyelidikan dan olah TKP yang dilakukan oleh Polresta Bulungan bersama Polda Kalimantan Utara.
“Saya mengetahui pertama dari laporan Satpol PP, berdasarkan informasi saat kejadian tidak ada aktivitas di kantor. Untuk hasil kita menunggu olah TKP yang dilaksanakan oleh Polresta Bulungan bersama Polda Kaltara,” pungkasnya. (redaksi)




