Banner Header

Ketua TP PKK Bulungan Tutup Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu, Serahkan Bantuan Peralatan

redaksi

BULUNGAN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bulungan, Nurhandayani, secara resmi menutup kegiatan Pelatihan dan Asesmen 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Bidang Kesehatan yang digelar di Balai Pertemuan Umum Desa Apung, Kecamatan Tanjung Selor.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Bulungan dan PT Pesona Khatulistiwa Nusantara. Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani, mengatakan pelatihan dan asesmen ini memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kader Posyandu, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat dan standar yang telah ditetapkan.

Baca juga  DPRD Bulungan Dukung Kejuaraan Panahan Series 2026, Jadi Ajang Pencarian Bakat Atlet Daerah

“Melalui pelatihan ini, kita berharap para kader Posyandu semakin memahami dan menguasai 25 keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam memberikan pelayanan kesehatan. Kader memiliki peran penting karena menjadi garda terdepan dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Nurhandayani.

Ia menjelaskan, pelayanan Posyandu tidak hanya berfokus pada ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita, tetapi juga mencakup kelompok remaja, usia produktif, hingga lanjut usia. Karena itu, peningkatan kompetensi kader menjadi hal yang sangat penting agar pelayanan yang diberikan dapat menjangkau seluruh kelompok sasaran.

Baca juga  Operasi Keselamatan Kayan 2024, Bupati Himbau Masyarakat Disiplin Berlalu Lintas

Menurutnya, pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, sedangkan asesmen dilakukan untuk mengetahui sejauh mana para kader mampu menguasai keterampilan yang telah dipelajari.

“Dengan adanya asesmen, kemampuan kader dapat dievaluasi sehingga mereka semakin siap memberikan pelayanan yang tepat, berkualitas, dan sesuai standar. Harapannya, keberadaan Posyandu benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Sri Nurhandayani didampingi Kepala Desa Apung bersama mitra strategis bidang kesehatan juga menyerahkan bantuan peralatan Posyandu untuk Desa Tengkapak dan Desa Apung. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan pelayanan kesehatan di kedua desa.

Baca juga  Buka Bimtek Verifikasi Penganggaran, Bupati Berpesan Tingkatkan Kualitas Rencana Kerja dan Anggaran Perangkat Daerah

Ia berharap dukungan peralatan serta peningkatan kapasitas melalui pelatihan dapat mendorong kader Posyandu semakin aktif dan optimal dalam menjalankan tugasnya.

“Kami berharap bantuan peralatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang kegiatan Posyandu. Kami juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini, karena peningkatan kualitas pelayanan kesehatan membutuhkan sinergi bersama,” tutupnya. (redaksi)

Baca Juga