TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara bersama DPRD menggelar Rapat Paripurna Ke – 8 Masa Persidangan II Tahun 2025 Penyampaian Nota Pengantar Dan Penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Kaltara Tahun Anggaran 2024 di Kantor DPRD Kaltara, Senin (24/3/2025).
Dalam rapat tersebut ada yang menyita perhatian yakni banyak anggota DPRD Kaltara yang tidak hadir. Dari 35 anggota DPRD Kaltara hanya 17 orang yang hadir sedangkan 18 orang lainnya tidak hadir.
“Berdasarkan jumlah daftar hadir yang bertanda tangan, ada 17 orang anggota DPRD Kaltara yang hadir dengan demikian memenuhi,” ujar Wakil Ketua DPRD Kaltara Muhammad Nasir yang memimpin Rapat Paripurna tersebut.
Meski tidak kuorum, rapat paripurna tetap dilanjutkan dengan penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban oleh Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang. Dalam paparannya menyebut angka pengangguran di tahun 2024 menurun.
“Alhamdulillah di tahun 2024 angka pengangguran menurun, angka kemiskinan juga menurun, dan stunting juga menurun, dan masalah anggaran yang kita lakukan sudah diatas 98 persen,” bebernya.
Gubernur menambahkan setelah penyerahan LKPJ, tahap selanjutnya adalah DPRD Kaltara akan menelaah melalui Panitia Khusus (Pansus).
“Kita hanya menyampaikan laporan dan setelah ini dari dewan akan membahas pertanggungjawaban yang sudah kami buat. Harapannya mudah-mudahan apa yang sudah kita buat di tahun 2024 ini masyarakat bisa merasakan dan kita akan bekerja lebih baik lagi di tahun 2025,” harapnya.
Redaksi Kaltaranews mencoba mengkonfirmasi Wakil Ketua DPRD Kaltara Muhammad Nasir terkait ketidakhadiran para anggota DPRD tersebut namun hingga berita ini diturunkan belum ada balasan. (redaksi)




