TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong olahraga tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan prestasi, tetapi juga tumbuh sebagai budaya hidup sehat di tengah masyarakat
Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di halaman Kantor Gubernur Kaltara, Senin (14/9) pagi.
Upacara yang diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kaltara tersebut mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”. Dalam kesempatan itu, Denny juga membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Haornas sendiri memiliki sejarah panjang. Peringatannya berakar dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Solo pada 8–12 September 1948. Sejarah tersebut menjadi bagian dari perjalanan olahraga Indonesia hingga terus berkembang sebagai salah satu sarana membangun masyarakat yang sehat sekaligus mencetak atlet berprestasi.
Membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Sekprov Denny menyampaikan bahwa olahraga merupakan investasi bagi negara. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan berperan aktif menghadirkan fasilitas dan program olahraga yang inklusif, mudah diakses, serta mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak.
Hal tersebut dapat dilakukan melalui penyediaan ruang publik, sarana olahraga, hingga jalur aktivitas fisik seperti jalur pejalan kaki dan sepeda.
“Olahraga bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga harus menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Olahraga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, kantor, rumah maupun ruang publik,” kata Denny.
Menurutnya, kebiasaan berolahraga yang dibangun sejak masyarakat akan ikut mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa.
Pada kesempatan yang sama, Denny memberikan penghargaan dan apresiasi kepada sejumlah atlet Kaltara yang berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berkembang dan meningkatkan prestasi di tingkat nasional.
Selain menyampaikan pesan tentang olahraga, Denny juga mengingatkan para pejabat pengampu agar memperhatikan pedoman dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Mari kita susun APBD dengan tertib, akuntabel dan sesuai aturan. APBD merupakan kewenangan pemerintah daerah yang harus dikelola dengan baik,” tegasnya.
Di hadapan ASN, ia juga mengingatkan pentingnya Manajemen Talenta ASN. Para pegawai diminta terus meningkatkan kompetensi dan kinerja agar mampu berkembang serta siap mengisi posisi sesuai dengan potensi dan kompetensinya.
“Saya minta ASN mempersiapkan diri dengan meningkatkan kompetensi dan kinerja. Dengan begitu, ASN akan lebih siap bersaing, berkembang, dan menduduki posisi sesuai kompetensi dan potensi masing-masing,” pungkasnya. (dkisp)




