Banner Header

Dirbinmas Polda Kaltara Gelar Pertemuan/Sosialisasi Pertanian, Perkuat Sinergi Polri dan Petani Menuju Swasembada Pangan 2026

redaksi

TANJUNG SELO – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Utara menggelar kegiatan Pertemuan/Sosialisasi Pertanian bertema “Sinergi Polri dan Petani Wujudkan Swasembada Pangan Sukses Asta Cita Tahun 2026” pada Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 14.00 WITA bertempat di Hotel Grand Pangeran Khar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dirbinmas Polda Kaltara, Ps. Paur Sibinev Subdit Bhabinkamtibmas, narasumber dari Dinas Pertanian Provinsi Kaltara dan Disperindagkop Provinsi Kaltara, personel Subdit Bhabinkamtibmas, serta kelompok tani sebagai peserta utama.

Kegiatan dilaksanakan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Dirbinmas Polda Kaltara, pemberian cinderamata, foto bersama, coffee break, dilanjutkan penyampaian materi dari Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Utara dan Disperindagkop Provinsi Kalimantan Utara, sebelum ditutup dengan sesi pembulatan dan penutup.

Baca juga  Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua FKUB Provinsi Kaltara

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, lancar, serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Dalam arahannya, Dirbinmas Polda Kaltara menegaskan bahwa Polri akan terus hadir sebagai mitra masyarakatmelalui fungsi Binmas dalam memberikan pembinaan, pendampingan, dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif bagi sektor pertanian.

Sementara itu, Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan aspek strategis bagi stabilitas dan kedaulatan bangsa. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi beras hingga 33,8 juta ton pada tahun 2026 sebagai langkah menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.

Baca juga  Bidpropam Polda Kaltara Gelar Tes Urin untuk Pejabat Utama dan Pamen, Tegaskan Komitmen Antinarkoba

Untuk mencapai target tersebut diperlukan peningkatan produktivitas pertanian melalui sinergi pemerintah, Polri, petani, dan seluruh pemangku kepentingan.

Pada sesi berikutnya, Disperindagkop Provinsi Kalimantan Utara memaparkan strategi penguatan pemasaran dan distribusi hasil pertanian melalui pengawasan perdagangan, pengendalian inflasi, pengembangan jaringan distribusi, promosi produk lokal, pemasaran digital, hilirisasi produk, penerapan standar mutu, serta penguatan kelembagaan kelompok tani.

Baca juga  Gubernur Resmikan Patriot Muda, Perkuat Pembinaan Generasi Muda Kaltara

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengatasi tantangan geografis Kalimantan Utara yang berdampak pada tingginya biaya logistik, sehingga hasil pertanian memiliki daya saing dan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi, koordinasi, serta komitmen bersama antara Polri, Dinas Pertanian, Disperindagkop, penyuluh pertanian, dan kelompok tani untuk terus bersinergi mendukung ketahanan pangan nasional.

Pertemuan ini menjadi wujud nyata peran Polri dalam mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus memperkuat upaya bersama mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan menuju Indonesia yang mandiri, sejahtera, dan sukses menyongsong Program Asta Cita Tahun 2026.

Sumber : Humas Polda Kaltara

Baca Juga