Banner Header

Pasca Kebakaran Kantor Bupati Bulungan, Kapolda Kaltara Tinjau Lokasi dan Terjunkan Tim Labfor

redaksi

TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda kawasan Kantor Bupati Bulungan pada Kamis (21/5/2026). Kehadiran jenderal bintang dua ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam memastikan penanganan pascakebakaran berjalan optimal, sekaligus memantau langsung langkah awal penyelidikan.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kaltara didampingi oleh Dirreskrimum Polda Kaltara, Dirintelkam Polda Kaltara, Kapolresta Bulungan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan Risdianto, S.Pi., M.Si., serta Dandim 0903/BLG Kolonel Inf. Dhuwi Henradjaja.

Baca juga  Kapolda Kaltara "Kopdar" Bersama Insan Media, Komitmen Bangun Komunikasi dan Sinergi Berkelanjutan

​Sebagai bentuk keseriusan dalam mengungkap penyebab pasti kebakaran, Polda Kaltara menegaskan akan melakukan investigasi mendalam secara ilmiah (scientific crime investigation). Pihaknya bakal melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) demi hasil yang akurat dan profesional.

​”Kami sudah mempersiapkan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang nanti akan dibantu oleh Tim Labfor Jatim, untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut,” ujar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy di lokasi kejadian, Kamis (21/5).

Baca juga  Harganas Ke-32, Bustan Ajak ASN Jadikan Keluarga Sebagai Fondasi Pembangunan Bangsa

Hingga saat ini, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi pada Rabu malam tersebut. Sementara itu, untuk total kerugian materil, pemerintah daerah masih melakukan pendataan lebih lanjut.

​”Korban jiwa sampai saat ini tidak ada. Kerugian materil masih dihimpun oleh Pak Sekda yang menjadi kerugian kebakaran semalam,” tambah Kapolda Kaltara.

Baca juga  Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK

​Di akhir peninjauannya, Kapolda Kaltara mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang beredar di media sosial terkait penyebab kebakaran. Ia meminta masyarakat memercayakan seluruh proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum yang sedang bekerja.

Sumber : Humas Polda Kaltara

Baca Juga