Banner Header

DPRD Bulungan Apresiasi Pemprov Kaltara Atas Peresmian Intake PDAM Jelarai

redaksi

Ketua DPRD Bulungan : Riyanto, S.Sos (kiri)
Ketua DPRD Bulungan : Riyanto, S.Sos (kiri)

BULUNGAN – Ketua DPRD Bulungan Riyanto menghadiri peresmian Intake PDAM Jelarai oleh Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, Selasa (10/6/2025). Pasca diresmikan, Pemprov Kaltara langsung menyerahkan pengelolaannya kepada Pemkab Bulungan.

Politisi Partai Golkar ini mengapresiasi Pemprov Kaltara yang telah membangun Intake PDAM Jelarai demi menjamin kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Bumi Tenguyun.

“Kita mengapresiasi dan berterimakasih kepada Gubernur yang telah membangun Intake PDAM Jelarai untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga  Diikuti 48 peserta, Gubernur Harapkan UKW Dapat Tingkatkan SDM Wartawan Lokal

Ia pun berharap agar Pemkab Bulungan dalam hal ini Perumda Danum Benuanta dapat mengelola dengan baik Intake tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Bulungan tentu bisa diterima dengan kondisi yang baik yang sudah bisa di produksi ke masyarakat, kan itu harapannya,” harapnya.

““Harapannya supaya lancar, dijaga listriknya supaya tetap tidak macet-macet. Jadi saya lihat tadi kondisinya baik sih,” sambungnya.

Menurutnya kebutuhan air bersih di Bulungan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Oleh sebab itu kehadiran Intake PDAM Jelarai sangat membantu masyarakat untuk pemenuhan air bersih.

“Karena di kabupaten Bulungan masyarakatnya bertambah penduduknya, terutama wilayah Jelarai, Selimau, untuk Tanjung Selor Hilir terutama,” terangnya.

Baca juga  Hadiri HUT ke-8 Kawulo Alit, Wagub Ajak Masyarakat Perkuat Harmoni Sosial di Kaltara

Lebih lanjut Riyanto mendorong Pemkab Bulungan terus memperluas layanan air bersih terutama di wilayah pedesaan. Sehingga akses pelayanan air bersih bagi bagi masyarakat merata.

“Kalau upaya di DPRD tetap mendorong pemerintah agar setiap kecamatan juga diadakan untuk air bersih, mulai di Sekatak sudah sebenarnya, Tanah Kuning tinggal perbaikan-perbaikan kondisinya. Sudah ada cuman belum diserahkan kepada PDAM. Sangat dibutuhkan karena tiap kecamatan masih perlu,” pungkasnya. (redaksi)

Baca Juga