Banner Header

Pemprov Dukung Data Pemilih Akurat hingga Wilayah Perbatasan

redaksi

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya mendukung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sebagai upaya mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkualitas untuk memperkuat pelaksanaan demokrasi.

Komitmen itu diutarakan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan, Dr. Tomy Labo, S.E., M.Si., saat mewakili Gubernur Kaltara menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 Tingkat Provinsi Kaltara di Media Center Husni Kamil Manik, Kantor KPU Kaltara, Senin (6/7).

Dalam kesempatan tersebut, Tomy menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan sangat penting untuk meminimalkan berbagai persoalan, seperti data pemilih ganda, pemilih yang telah meninggal dunia namun masih tercatat, perubahan status kependudukan, hingga warga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih tetapi belum terdaftar.

Baca juga  Itwasda Polda Kaltara Sampaikan Hasil Audit Kinerja Tahap I T.A 2025

“Pemprov Kaltara memberikan apresiasi kepada KPU Provinsi Kaltara beserta seluruh pemangku kepentingan yang terus bersinergi menjaga kualitas data pemilih,” kata Tomy.

Ia menilai keberhasilan pemutakhiran data tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor. Hal tersebut menjadi semakin penting mengingat Kaltara merupakan wilayah perbatasan dengan kondisi geografis yang menantang dan mobilitas penduduk yang cukup tinggi.

Baca juga  Sekprov minta Perangkat Daerah siapkan LKPD 2025

Tomy juga membagikan pengalamannya saat menjadi Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mentarang pada Pemilu 1999. Saat itu, ia bersama tim harus membawa dua kotak suara dan membuka TPS bergerak untuk melayani pemilih di Desa Long Pada yang berada di pedalaman.

“Pengalaman ini menjadi pengingat bahwa tantangan geografis tidak boleh menjadi hambatan dalam memastikan hak pilih masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Baca juga  Kaltara Raih Opini WTP ke-12, Gubernur Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Ia berharap kemajuan teknologi informasi saat ini dapat dimanfaatkan untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sekaligus memperkuat koordinasi antar lembaga serta optimalisasi data kependudukan sebagai dasar penyusunan daftar pemilih.

Selain itu, Tomy mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan setiap perubahan data kependudukan agar data pemilih tetap valid dan akurat.

Pada rapat pleno tersebut, KPU Kaltara menetapkan hasil Rekapitulasi PDPB Semester I Tahun 2026 dengan jumlah pemilih sebanyak 546.534 orang, terdiri dari 284.242 pemilih laki-laki dan 262.292 pemilih perempuan yang tersebar di 5 kabupaten/kota, 55 kecamatan dan 482 desa/kelurahan. (dkisp)

Baca Juga