Sebanyak 23 Tenaga Honorer dari 3 OPD Pemkab Nunukan Positif Narkoba

Nunukan - Seleksi dan evaluasi untuk pembaharuan tenaga honorer di lingkungan Pemkab Nunukan Kalimantan Utara terus digalakkan.
 
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan sejauh ini telah melakukan pemeriksaan urine bagi sekitar 579 honorer di 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), masing masing :
* 436 orang PPPK di Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) pada 12 - 16  Desember 2018.
* 23 honorer di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) pada 21 Desember 2018 dan 
* 120 honorer di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada 31 Desember 2018.
 
"Jumlah positif total 23 orang, dimana 7 orang diantaranya positif benzo atau karena obat-obatan dari dokter untuk pengobatan,"ujar Kepala BNNK Nunukan Kompol.Lamuati SH melalui Humas penerangannya, Zainal Arifin, Jumat (04/01/2019).
 
Terhadap bagaimana sanksi dan sikap terhadap para honorer yang positif Narkoba, BNNK menyerahkan kembali pada para kepala dinas masing-masing instansi yang membawahi mereka.
 
Namun demikian, BNNK Nunukan akan melakukan assesmen untuk mengetahui seberapa jauh tingkat kecanduan mereka juga untuk mengetahui dari mana pegawai tersebut mendapatkan narkotika.
 
"Terkait rehabilitasi, apabila ada permohonan dari OPD maka BNNK Nunukan akan melakukan rehabilitasi atau sebaiknya pegawai itu sendiri yang bermohon untuk dilakukan rehabilitasi."kata Lamuati.
 
Adapun terkait nasib dan status mereka, sebagaimana ditegaskan Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid SE.MM, Pemkab tak perlu berbelas kasih dengan PNS ataupun non PNS pengguna narkoba.
 
 "Kita sudah minta untuk upaya rehabilitasi dan memproses pegawai yang menjadi pengguna, yang positif kita minta dikeluarkan, apalagi tenaga honor, gampang sekali untuk dipecat tidak hormat,"katanya dikonfirmasi terkait masalah tes urine bagi sarat pembaharuan kontrak beberapa waktu lalu. (Dzulfiqor)


Sumber Berita : http://www.kabarutara.com


Post Terkait

Comments