Napi Narkoba Asal Malaysia Dideportasi Imigrasi Nunukan

NUNUKAN - Kantor Imigrasi Klas II B Nunukan Kalimantan Utara mengirimkan 2 WNA Malaysia dengan deportasi, Selasa (27/11/2018).

Deportasi dilakukan dengan kapal reguler KM.Francise Express melalui pelabuhan Tunon Taka Nunukan sekitar pukul 08.30 wita.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan (Wasdakim) Kantor Imigrasi Nunukan Bimo Mardi Wibowo mengatakan, Pada Jumat 23 November 2018 lalu, keduanya telah diberikan akuan cemas/paspor sekali jalan oleh petugas dari Konsulat Jenderal Malaysia di Pontianak.

"Satu dari deportan yang kami kirim ke Malaysia merupakan napi dalam kasus narkotika, dia telah selesai menjalani hukuman penjara,"ujarnya.

Sumber Foto : Fiqor

Kedua orang warga Negara Malaysia tersebut bernama :
* Dawat Edmen Padan (43), ditangkap tanpa dokumen keimigrasian oleh Satgas Pamtas RI - Malaysia di Long Midang Krayan pada 5 November 2018 dan didetensi oleh kantor Imigrasi Nunukan sejak 12 November 2018.

* Ahmad Bin Ibrahim (27) telah selesai menjalani hukuman kurungan penjara di Lembaga Pemasyarakan Lapas) Nunukan selama sekitar 5 tahun karena kasus kepemilikan narkotika jenis sabu, didetensi oleh kantor Imigrasi Nunukan sejak 15 November 2018.

Sepanjang 2018, Kantor Imigrasi Nunukan telah melakukan deportasi bagi WNA sebanyak 37 orang, 2 diantaranya merupakan limpahan dari Lapas setelah selesai menjalani hukuman pidana kurungan penjara kasus narkoba, 5 WNA India akibat pelanggaran keimigrasian menyalahgunakan ijin tinggal, dan 30 orang akibat pelanggaran keimigrasian perlintasan ilegal. (Dzulfiqor)

Sumber Berita: http://nohoaks.com


Post Terkait

Comments